Daftar Isi
Rizqy.id – Pernah nggak sih kamu ngerasa website kamu tuh sebenernya udah niat banget, konten rajin update, judul udah SEO-an, tapi ranking kok gitu-gitu aja? Rasanya kayak udah lari kenceng, tapi tetep kalah sama kompetitor yang entah dapet tenaga dari mana. Nah, di titik inilah banyak orang nggak sadar kalau masalahnya bukan di konten, tapi di backlink. Lebih tepatnya, kamu belum tahu cara melakukan link gap analysis.
Padahal teknik ini tuh ibarat peta harta karun buat nemuin celah backlink yang kompetitor kamu kuasai tapi website kamu belum sentuh sama sekali. Kalau kamu pengen tahu gimana caranya nutup jarak itu dengan cara yang cerdas, realistis, dan nggak asal nebak, lanjut baca karena setelah ini kamu bakal paham permainan SEO yang sebenernya!
1. Menentukan Kompetitor yang Beneran Selevel Sama Kamu
Langkah awal link gap analysis adalah milih kompetitor yang masuk akal. Jangan sok jago langsung bandingin website kamu sama raksasa. Itu cuma bikin mental drop. Pilih website yang satu niche, bahas topik mirip, dan rankingnya sedikit di atas kamu. Biasanya mereka main di keyword yang sama, cuma selangkah lebih unggul. Kompetitor kayak gini paling cocok buat dianalisis karena strateginya masih realistis buat kamu tiru dan upgrade.
2. Ngebedah Backlink Website Kamu Sendiri
Sebelum ngomongin kompetitor, kamu wajib jujur sama kondisi website kamu. Cara melakukan link gap analysis nggak bakal jalan kalau kamu nggak tahu backlink kamu datang dari mana aja. Lihat pola backlink yang udah kamu punya. Apakah kebanyakan dari blog receh, forum, atau justru udah ada media gede. Dari sini kamu bisa ngerasa, oh pantesan ranking segini, ternyata link-nya masih gitu-gitu aja.
3. Ngulik Backlink Kompetitor Sampai Kelihatan Polanya
Masuk ke tahap yang paling seru dalam melakukan link gap analysis, yaitu ngulik backlink kompetitor. Di sini kamu bakal nemu fakta-fakta yang bikin kamu manggut-manggut sendiri. Kamu bakal lihat website mana aja yang rajin ngasih backlink ke mereka. Biasanya ada pola yang keulang. Bisa dari blog niche tertentu, media online, atau website edukasi. Pola ini penting banget karena nunjukin sumber backlink potensial buat kamu.
4. Ngebandingin dan Nemuin Celah Backlink yang Kosong
Ini bagian inti dari melakukan link gap analysis. Kamu tinggal fokus ke satu hal, yaitu domain yang ngelink ke kompetitor tapi nggak ke kamu. Celah ini emas banget. Kenapa? Karena website itu udah terbukti mau ngasih backlink ke topik yang kamu bahas. Artinya, kamu nggak mulai dari nol. Tinggal masalah pendekatan dan kualitas konten kamu aja.
5. Nyaring Target Backlink Biar Nggak Asal Kejar
Walaupun nemu banyak celah, bukan berarti semuanya harus kamu kejar. Cara melakukan link gap analysis yang cerdas itu tahu mana yang layak dan mana yang cuma buang waktu. Fokus ke website yang masih aktif, kontennya hidup, dan relevan sama niche kamu. Jangan tergoda domain spam atau yang kelihatan cuma jualan link. Backlink kayak gitu bukannya bantu, malah bisa nyeret SEO kamu ke jurang.
6. Ngamatin Konten Kompetitor yang Paling Banyak Dapet Link
Sekarang kamu harus kepo dikit. Cara melakukan link gap analysis bukan cuma soal backlink, tapi juga konten di baliknya. Lihat konten kompetitor yang paling sering dapet backlink. Biasanya itu konten panjang, informatif, dan beneran ngebantu pembaca. Dari situ kamu bisa ngerti, oh ternyata orang mau ngasih backlink karena kontennya emang niat.
7. Bikin Konten Versi Kamu yang Lebih Nendang
Setelah tahu standar konten kompetitor, tugas kamu adalah bikin versi yang lebih gila. Cara melakukan link gap analysis bakal percuma kalau konten kamu biasa aja. Kamu bisa nambah pembahasan, bikin alurnya lebih enak dibaca, atau ngasih sudut pandang yang beda. Konten kamu harus punya alasan kuat kenapa orang mending ngelink ke kamu, bukan ke kompetitor lagi.
8. Mulai Outreach dengan Gaya Manusia, Bukan Robot
Outreach adalah bagian yang sering bikin orang males. Padahal, cara melakukan link gap analysis nggak bakal sukses tanpa tahap ini. Saat hubungi website target, pakai bahasa manusia. Jangan kayak template kaku yang keliatan hasil copy-paste. Jelasin secara santai tapi jelas, kenapa konten kamu relevan dan bisa nambah nilai buat artikel mereka.
Baca juga: Cara Kerja Backlink pada Mesin Pencari yang Buat Kamu Tercengang!
9. Bangun Relasi, Bukan Sekadar Minta Link
Kesalahan banyak orang dalam cara melakukan link gap analysis adalah mikirnya cuma satu kali dapet link. Padahal, relasi jauh lebih penting. Kalau kamu bisa jaga komunikasi, bukan nggak mungkin ke depannya kamu dapet backlink tambahan tanpa harus minta. Relasi yang sehat bikin strategi SEO kamu lebih stabil dan tahan lama.
10. Mantau Hasil dan Terus Ngulang Prosesnya
Cara melakukan link gap analysis bukan kerjaan sekali jadi. Kamu harus mantau efeknya secara rutin. Perhatiin perubahan backlink, pergerakan ranking, dan traffic yang masuk. Dari situ kamu bisa tahu mana strategi yang berhasil dan mana yang perlu dirombak. Semakin sering kamu ngulang proses ini, semakin kuat fondasi SEO website kamu.
Kesimpulan
Cara melakukan link gap analysis adalah jurus SEO yang fokus, cerdas, dan realistis. Kamu nggak lagi main tebak-tebakan, tapi langsung ngincer celah yang nyata. Dengan ngerti siapa yang ngelink ke kompetitor dan kenapa mereka ngelink, kamu punya peluang besar buat ngejar bahkan nyalip. Kalau dijalanin konsisten, cara melakukan link gap analysis bisa jadi senjata utama buat naikin ranking website kamu tanpa drama dan tanpa cara instan yang berisiko.
Bagikan Artikel
rizqy
AuthorDigital Marketing Expert & SEO Specialist yang membantu bisnis meningkatkan visibilitas online melalui strategi pemasaran digital yang terukur dan efektif.



