Daftar Isi
Rizqy.id – Kalau website kamu udah punya banyak link tapi ranking masih jalan di tempat, bisa jadi masalahnya ada di anchor text yang asal-asalan. Banyak orang fokus ke konten panjang, tapi lupa kalau detail kecil justru penentunya. Di dunia SEO, cara menentukan anchor text terbaik itu bukan teori ribet, tapi soal rasa dan strategi. Nah, kalau kamu pengen tau gimana caranya main anchor text yang benar tanpa bikin Google ilfeel, lanjut baca karena setelah ini kita langsung gas ke inti cara menentukan anchor text terbaik!
1. Gunakan Anchor Text yang Benar-Benar Nyambung
Cara pertama dan paling wajib, anchor text harus nyambung sama isi halaman tujuan. Jangan sok kreatif tapi nggak relevan. Kalau link-nya bahas tutorial SEO, ya anchor text-nya juga harus ngarah ke situ. Google itu pintar, tapi dia benci dikibulin. Sekali kamu pakai anchor text yang melenceng, sinyal SEO kamu langsung melemah.
Anchor text yang nyambung bikin Google ngerti topik halaman tujuan tanpa harus nebak. Pembaca juga ngerasa lebih nyaman karena link-nya masuk akal. Ini dasar dari semua strategi anchor text, jadi jangan dilewatin.
2. Sisipkan Keyword Secara Natural di Anchor Text
Ini bagian krusial. Keyword boleh masuk ke anchor text, tapi jangan maksa. Kalau kelihatan dipaksa, rasanya bakal aneh dan bikin pembaca risih. Di sinilah cara menentukan anchor text terbaik diuji. Kamu harus pinter nyelipin keyword tanpa ngerusak alur kalimat. Misalnya kamu lagi bahas SEO, lalu kamu masukin anchor text yang mengandung keyword tapi tetap enak dibaca. Jangan jadikan anchor text kayak robot. Buat seolah itu bagian alami dari cerita.
3. Variasikan Anchor Text Jangan Itu-Itu Aja
Kalau kamu pakai anchor text yang sama persis berulang-ulang, itu blunder. Google bisa ngira kamu lagi spam link. Makanya variasi itu wajib hukumnya. Hari ini pakai versi pendek, besok pakai versi panjang, lain waktu pakai versi sinonim.
Variasi anchor text bikin profil link kamu kelihatan hidup dan natural. Ini salah satu cara menentukan anchor text terbaik yang sering disepelekan, padahal efeknya gede banget buat keamanan SEO jangka panjang.
4. Hindari Anchor Text Terlalu Umum
Anchor text kayak “klik di sini” atau “baca selengkapnya” itu malesin. Bukan cuma buat Google, tapi juga buat manusia. Anchor text harus ngasih gambaran jelas mau dibawa ke mana pembaca. Kalau kamu masih pakai anchor text generik, artinya kamu lagi buang potensi SEO. Ganti dengan teks yang lebih deskriptif tapi tetap singkat. Ini langkah simpel tapi dampaknya nyata.
5. Letakkan Anchor Text di Tengah Paragraf
Posisi link itu penting. Anchor text yang ditaruh di tengah paragraf biasanya lebih kuat dibanding yang cuma numpang di akhir. Kenapa? Karena pembaca lagi fokus baca dan Google ngeliat link itu sebagai bagian penting dari konten. Jangan asal naro link cuma biar ada. Pastikan anchor text muncul di kalimat yang memang relevan dan punya nilai informasi. Ini bikin link kamu lebih “hidup”.
6. Sesuaikan Anchor Text untuk Internal Link
Kalau link-nya masih satu website, kamu punya kontrol penuh. Manfaatkan ini buat memperkuat struktur SEO. Anchor text internal sebaiknya jelas, relevan, dan konsisten dengan topik halaman tujuan. Internal link dengan anchor text yang tepat bikin Google lebih gampang crawling website kamu. Selain itu, pembaca juga betah karena diarahkan ke konten yang masih nyambung.
7. Jangan Terlalu Panjang atau Terlalu Pendek
Anchor text yang kepanjangan bikin pembaca males ngeklik. Yang kependekan malah nggak ngasih makna. Idealnya, anchor text itu padat, jelas, dan langsung ke poin. Kamu nggak perlu bikin anchor text satu kalimat penuh. Cukup frasa yang kuat dan informatif. Ini bagian dari cara menentukan anchor text terbaik yang sering dianggap sepele tapi efeknya terasa.
8. Pastikan Anchor Text Nyatu Sama Gaya Bahasa
Kalau artikel kamu pakai bahasa santai, anchor text-nya juga jangan kaku. Jangan tiba-tiba sok formal di tengah gaya alay. Konsistensi gaya bahasa bikin konten kamu enak dibaca dan kelihatan natural. Google juga lebih suka konten yang terasa manusiawi. Jadi, anchor text harus nyatu, bukan berdiri sendiri kayak orang nyasar.
9. Cek dan Perbaiki Anchor Text Lama
Kalau website kamu udah lama, jangan malas ngecek anchor text lama. Bisa jadi dulu kamu asal naro link tanpa mikir SEO. Sekarang saatnya beresin. Perbaiki anchor text yang terlalu umum, terlalu maksa keyword, atau nggak relevan. Dengan optimasi ulang, performa artikel lama bisa naik lagi tanpa harus bikin konten baru.
Baca juga: Jangan Tergiur Jalan Pintas! Ini 10 Bahaya Link Building Black Hat SEO yang Wajib Kamu Tahu
Kesimpulan
Intinya, cara menentukan anchor text terbaik itu soal relevansi, variasi, dan rasa natural. Bukan soal siapa paling banyak masukin keyword, tapi siapa paling pintar nyatuin link ke dalam konten. Kalau kamu konsisten menerapkan cara menentukan anchor text terbaik dengan fokus ke pembaca dulu baru mesin pencari, SEO kamu bakal naik pelan tapi pasti. Jangan malas, jangan asal, karena anchor text kecil tapi efeknya bisa nentuin masa depan website kamu.
Tags
Bagikan Artikel
rizqy
AuthorDigital Marketing Expert & SEO Specialist yang membantu bisnis meningkatkan visibilitas online melalui strategi pemasaran digital yang terukur dan efektif.



