HomeBlogWeb Development
Web Development
R
Rizqy
1 Feb 2026
5 min read

Kalah Terus di Google? Ini Cara Menargetkan Backlink Kompetitor yang Bikin Kamu Nyusul!

Kalah Terus di Google? Ini Cara Menargetkan Backlink Kompetitor yang Bikin Kamu Nyusul!

Rizqy.id – Masih bingung kenapa website kamu kalah terus sama pesaing, padahal konten udah rajin update, bisa jadi masalahnya bukan di tulisan tapi di strategi backlink. Banyak orang nggak sadar kalau kekuatan utama ranking itu datang dari link luar yang tepat sasaran. Nah di sinilah cara menargetkan backlink kompetitor jadi jurus licik tapi elegan yang wajib kamu kuasai biar nggak main nebak-nebak lagi. Jadi siapin fokus kamu untuk membaca artikel ini, karena setelah ini kamu bakal ngerti gimana caranya nyusul bahkan nyalip kompetitor pelan tapi pasti!

1. Mulai dengan Ngintip Siapa Kompetitor Terkuat Kamu

Langkah pertama yang wajib kamu lakuin dalam cara menargetkan backlink kompetitor adalah nentuin siapa lawan utama kamu. Jangan asal semua disikat. Fokus ke website yang satu niche dan rankingnya konsisten di halaman pertama. Dari situ kamu bisa tahu standar backlink yang bikin mereka kuat. Kalau kamu asal ngikutin website yang beda niche, backlink yang kamu dapet bakal nggak relevan dan efeknya nol besar. Jadi pastikan dari awal target kamu itu kompetitor yang emang satu jalur sama kamu.

Setelah kompetitor ketemu, sekarang kamu harus bongkar sumber backlink mereka. Perhatiin dengan detail, bukan cuma lihat jumlah. Lihat dari mana mereka dapet backlink, dari jenis website apa, dan konteksnya kayak gimana. Biasanya bakal kelihatan pola yang berulang. Ada yang sering dapet backlink dari blog niche, ada yang dari artikel kolaborasi, ada juga dari website komunitas. Pola ini penting banget karena ini petunjuk arah backlink yang paling masuk akal buat kamu kejar.

Dalam cara menargetkan backlink kompetitor, kamu nggak boleh kalap. Nggak semua backlink mereka wajib kamu tiru. Kamu harus selektif. Fokus ke backlink yang masih realistis buat kamu dapetin dengan kondisi website kamu sekarang. Kalau kompetitor dapet backlink dari blog personal atau website niche kecil-menengah, itu target empuk. Tapi kalau backlink mereka dari media raksasa, jangan sok kuat. Skip dulu, fokus ke yang peluangnya gede.

Ini bagian yang sering bikin gagal total. Kamu nggak bisa narget backlink kompetitor tapi konten kamu biasa aja. Website yang mau ngasih backlink pasti milih konten yang bener-bener nambah value. Artikel kamu harus lebih lengkap, lebih rapi, dan lebih relevan. Jangan cuma panjang doang, tapi kosong. Kalau kompetitor bahas A sampai C, kamu harus bisa bahas A sampai E dengan alur yang enak dibaca. Ini kunci biar mereka mau mindahin atau nambahin backlink ke kamu.

5. Dekati Pemilik Website dengan Cara Manusiawi

Saat kamu udah siap, baru kamu lakukan pendekatan. Jangan datang kayak ngemis. Dalam cara menargetkan backlink kompetitor, pendekatan itu seni. Kamu harus kelihatan niat, sopan, dan masuk akal. Sampaikan kalau kamu nemu artikel mereka, kamu apresiasi, dan kamu punya konten relevan yang bisa jadi referensi tambahan. Jangan langsung minta backlink, tapi tawarkan solusi. Kalau kamu kelihatan profesional, peluang diterima jauh lebih besar.

Ini teknik halus tapi mematikan. Kadang kompetitor punya backlink dari halaman yang udah mati atau link yang error. Kamu bisa masuk sebagai penyelamat. Kamu cek halaman sumber backlink kompetitor, lalu cari link yang rusak. Setelah itu kamu hubungi pemilik website dan kasih tahu ada link mati, lalu tawarkan konten kamu sebagai pengganti. Biasanya mereka seneng karena kamu bantu beresin masalah mereka.

Kesalahan paling fatal dalam cara menargetkan backlink kompetitor adalah kebanyakan nafsu. Jangan dalam seminggu kamu dapet belasan backlink dengan anchor text sama semua. Itu bunuh diri pelan-pelan. Bangun backlink secara natural. Variasi anchor text, variasi sumber, dan variasi waktu. Google lebih suka proses yang keliatan wajar daripada hasil instan yang mencurigakan.

Setelah backlink mulai masuk, kamu wajib mantau efeknya. Lihat apakah ranking mulai naik, traffic nambah, atau malah stagnan. Dari sini kamu bisa tahu backlink jenis apa yang paling ngaruh. Dengan evaluasi rutin, kamu nggak buang tenaga sia-sia. Kamu bisa fokus ke strategi backlink yang bener-bener ngasih dampak nyata.

9. Ulangi Strategi yang Berhasil dan Tinggalin yang Gagal

SEO itu soal adaptasi. Kalau satu jenis backlink terbukti ngangkat ranking, ulangi pola itu dengan target website lain yang mirip. Kalau ada strategi yang nggak ngasih efek, tinggalin. Pelan-pelan kamu bakal punya sistem backlinking sendiri yang solid, bukan cuma numpang bayangan kompetitor.

Baca juga: Apa Itu Domain Rating Dan Fungsinya? Yuk Cari Tahu Jawabannya di bawah ini!

Kesimpulan

Inti dari cara menargetkan backlink kompetitor itu bukan soal nyontek brutal, tapi soal belajar dari jalur yang udah terbukti berhasil. Dengan nentuin kompetitor yang tepat, ngebedah backlink mereka, milih target yang realistis, bikin konten yang layak, dan bangun backlink secara natural, website kamu punya peluang besar buat nyalip tanpa ribut.

Kalau kamu konsisten nerapin cara menargetkan backlink kompetitor, bukan cuma ranking yang naik, tapi mental SEO kamu juga naik level. Sekarang tinggal satu hal, mau terus kalah pelan-pelan, atau mulai nyusul dengan strategi yang bener?

Bagikan Artikel

R

rizqy

Author

Digital Marketing Expert & SEO Specialist yang membantu bisnis meningkatkan visibilitas online melalui strategi pemasaran digital yang terukur dan efektif.