HomeBlogDigital Marketing
Digital Marketing
R
Rizqy
18 Jan 2026
6 min read

Khusus Pemula! Ini Panduan Lengkap Broken Link Building yang Baik dan Benar!

Khusus Pemula! Ini Panduan Lengkap Broken Link Building yang Baik dan Benar!

rizqy.id – Kamu pasti pernah nemuin website yang link-nya udah mati alias error 404, kan? Nah, ternyata hal yang keliatan sepele ini bisa jadi kesempatan emas buat strategi SEO, asal kamu tahu caranya. Tapi bagi yang masih belum tahu, tenang saja! Dalam artikel ini, kita bakal ngebahas panduan lengkap broken link building, dari konsep dasar sampai cara praktis menerapkannya supaya website kamu makin dipercaya Google. So, kalau kamu mau jago, jangan lewatkan penjelasan ini, oke!

Sebelum masuk ke strategi, penting banget buat ngerti dulu apa itu broken link building. Broken link building adalah teknik SEO di mana kamu menemukan link yang udah nggak aktif di website lain, lalu menawarkan konten kamu sebagai pengganti.

Intinya, kamu membantu pemilik website memperbaiki link rusak mereka sambil dapet backlink berkualitas. Jadi ini adalah solusi terbaik yang bisa kamu dapat! Dalam teknik ini juga termasuk salah satu strategi link building yang efisien karena:

  1. Backlink datang dari website relevan dan otoritatif.
  2. Memberikan nilai tambah bagi pemilik website (link rusak mereka diperbaiki).
  3. Potensi mendongkrak peringkat website di Google lebih tinggi dibanding backlink asal-asalan.

Kalau kamu serius mau ngerti SEO modern, ngerti panduan lengkap broken link building itu wajib banget.

Baca juga: Mau Tahu Apa Perbedaan Link Dofollow dan Nofollow? Simak Jelasnya di sini!

Broken link building nggak cuma soal ngejar backlink doang, tapi juga tentang membangun reputasi dan authority website kamu. Hal itu tak lepas karena beberapa alasan berikut:

1. Backlink Berkualitas

Backlink dari link yang diganti secara alami lebih dipercaya Google. Nggak asal link dofollow doang, tapi relevansi dan konteksnya juga sesuai.

2. Meningkatkan Traffic

Selain SEO, ada kemungkinan pengunjung website lain bakal klik link baru yang kamu tawarkan. Jadi trafik website kamu juga bisa nambah.

3. Membangun Relasi

Dengan kontak pemilik website yang link-nya kamu perbaiki, bisa jadi pintu buat kolaborasi atau guest post di masa depan.

Jadi, kalau mau main aman tapi tetap efektif, panduan lengkap broken link building adalah salah satu strategi yang wajib masuk checklist SEO kamu.

Oke, sekarang kita masuk ke bagian paling penting,  bagaimana caranya menerapkan strategi ini secara step-by-step. Caranya mudah banget, cukup ikuti saja di bawah ini.

1. Cari Website Relevan

Pertama-tama, kamu harus nemuin website yang topiknya sesuai dengan niche kamu. Bisa pakai Google search, Ahrefs, atau SEMrush untuk cek kompetitor atau website relevan yang punya banyak outbound link.

2. Identifikasi Broken Link

Setelah nemu website, selanjutnya cek link yang mati alias 404. Tools gratis kayak BrokenLinkCheck.com atau plugin browser bisa banget bantu kamu. Ingat, fokus ke link yang konteksnya sesuai sama konten kamu.

3. Buat Konten Pengganti yang Berkualitas

Jangan asal nyiapin artikel cuma buat nge-replace link. Kontennya harus relevan, lengkap, dan menarik. Kalau perlu, bikin infografik atau panduan yang lebih lengkap dari konten aslinya.

4. Hubungi Pemilik Website

Nah, ini bagian yang sensitif tapi penting, kamu harus sopan dan profesional waktu ngehubungin pemilik website. Contoh:

“Hai, saya nemu ada link di artikel X yang udah mati. Saya punya konten yang relevan, mungkin bisa dijadikan pengganti link ini.”

5. Follow Up dan Bangun Relasi

Kadang pemilik website nggak langsung balas. Jadi jangan nyerah, tapi follow up dengan sopan. Kalau mereka setuju, kamu nggak cuma dapet backlink, tapi bisa mulai hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan.

6. Pantau Hasil dan Evaluasi

Setelah backlink dipasang, pantau efeknya di Google Analytics atau Search Console. Periksa apakah ada peningkatan trafik atau ranking kata kunci tertentu. Kalau belum ada perubahan signifikan, evaluasi konten atau target website-nya.

Baca juga: Tips  Mencari Backlink High Authority yang Gratis, Aman, dan Cocok untuk Pemula

Selain step-by-step di atas, ada beberapa tips rahasia lainnya, yang sering para profesional lakukan, supaya strategi kamu lebih maksimal. Dan kita juga bocorkan tips itu di bawah ini:

1. Prioritaskan Website Otoritatif

Fokus ke website yang punya DA/PA tinggi atau reputasi bagus. Link dari sini punya nilai lebih dibanding website baru atau spammy.

2. Jangan Spam Email Pemilik Website

Pastikan email atau pesan kamu personal. Jangan kirim template massal yang kelihatan robotik.

3. Gunakan Kombinasi Konten

Kadang konten blog doang nggak cukup. Bisa pakai video, infografik, atau ebook supaya mereka lebih tertarik pas nge-replace link rusak.

4. Catat Semua Target

Buat spreadsheet khusus berisi URL target, link rusak, dan status kontak. Ini mempermudah follow up dan evaluasi hasil.

5. Periksa Link secara Berkala

Website berubah terus, jadi jangan lupa cek link rusak secara rutin supaya nggak kelewatan peluang baru.

Biar kamu nggak nyasar, berikut beberapa jebakan atau kesalahan yang harus dihindari saat menerapkan broken link building:

1. Mengincar Website yang Nggak Relevan

Kadang orang asal cari backlink tanpa lihat relevansi. Ini malah bisa bikin SEO kamu turun karena Google mengutamakan relevansi.

2. Konten Pengganti Kurang Berkualitas

Jangan cuma bikin artikel 300 kata ala kadarnya. Konten harus benar-benar lebih baik dari yang link-nya rusak.

3. Follow Up Berlebihan

Jangan spam pemilik website dengan 10 email dalam sehari. Sopan dan sabar itu kunci.

4. Tidak Mengecek Broken Link Sebelumnya

Kadang link yang kita target ternyata udah diganti atau aktif lagi. Cek dulu sebelum bikin konten pengganti.

Baca juga: Jangan Diremehkan! Ini Pentingnya Anchor Text Harus Relevan Biar Ranking Melesat

Supaya strategi kamu lebih gampang dan terstruktur, beberapa tools ini wajib dicoba:

  1. Ahrefs – Untuk cek backlink, broken link, dan analisis kompetitor.
  2. SEMrush – Alternatif Ahrefs dengan fitur SEO lengkap.
  3. BrokenLinkCheck.com – Gratis dan gampang buat cek website target.
  4. Google Search Console – Bisa bantu nemu link internal yang rusak di website kamu sendiri.
  5. Hunter.io atau VoilaNorbert – Untuk nyari email pemilik website.

Tools ini bikin proses panduan lengkap broken link building jadi lebih cepat dan efisien, tanpa perlu coba-coba manual yang makan waktu.

Broken link building bukan cuma trik SEO yang keren, tapi juga strategi yang bener-bener bermanfaat kalau diterapin dengan tepat. Dari menemukan link mati, bikin konten pengganti, hubungi pemilik website, sampai follow up dan evaluasi hasil, semuanya butuh kesabaran tapi hasilnya luar biasa.

Baca juga: 10 Contoh Backlink Berkualitas Tinggi yang Bikin Ranking Website Kamu Melonjak Cepat

Kalau kamu serius mau optimasi website, panduan lengkap broken link building ini bisa jadi senjata rahasia yang jarang dipake banyak orang tapi punya potensi tinggi buat mendongkrak ranking Google, trafik, dan reputasi website. Jadi, mulai praktikkan sekarang juga dan lihat sendiri perbedaannya!

Bagikan Artikel

R

rizqy

Author

Digital Marketing Expert & SEO Specialist yang membantu bisnis meningkatkan visibilitas online melalui strategi pemasaran digital yang terukur dan efektif.